Farmakognosi

pada kesempatan kali ini, saya membahas tentang prinsip dalam teknologi pasca panen, kualitas simplisia, standarisasi simplisia bahan alam, dan perdagangan simplisia.

temukan video saya pada menit 00.00-02.48

https://www.youtube.com/watch?v=zM-okicZzzo 

Komentar

  1. Pada prinsip pasca panen dikenal yang namanya curing, dimana curing adalah perbaikan kulit baik dari buah atau sayuran. Jelaskan bagaimana jika buah atau sayuran yang di olah ternyata sudah rusak tetapi kita tidak mengetahui bahwa buah atau sayuran tersebut rusak

    BalasHapus
    Balasan
    1. curing di lakukan sebelum komoditas di pasarkan. sehingga kecil kemungminan produsen tidak mengetahui kerusakan pada kulit tanaman tersebut

      Hapus
  2. Standarisasi simplisia yaitu kadar sari larut etanol, Di mana yaitu cara untuk menentukan kadar senyawa yang bersifat polar. Jelaskan apa yang terjadi jika etanol itu termasuk ke dalam senyawa non polar, dan kenapa etanol bisa larut ke dalam senyawa polar ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. apabila etanol masuk kepada golongan senyawa non polar. maka dia justru akan bereaksi atau mengikat sesama senyawa non polar. alasan kenapa etanol bisa larut kedalam senyawa polar adalah karena etanol merupakan senyawa polar dan pada sifatnya terlarut polar akan larut pada pelarut polar dan sebaliknya

      Hapus
  3. kemungkinan beberapa kandungan simplisia akan berkurang atau malah hilang karena terjadinya pembusukan yang mengubah sifat kimiawi tanaman tersebut

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer